Minggu, 13 Februari 2011

PENGARUH INHIBITOR TERHADAP AKTIVITAS ENZIM

PENGARUH INHIBITOR TERHADAP AKTIVITAS ENZIM
                                                                                                           Putu Eka Surya Putra (0713031001)
                                                                     Mahasiswa Jurusan Pendidikan Kimia, Fakultas MIPA, Undiksha Singaraja

                                                         Abstrak
   Aktivitas dari enzim dapat dipengaruhi oleh beberapa jenis molekul, salah satunya adalah inhibitor. Inhibitor merupakan suatu senyawa yang dapat menghambat atau menurunkan laju reaksi yang dikatalisis oleh enzim. Inhibitor irreversibel atau tidak dapat balik, dimana setelah inhibitor mengikat enzim, inhibitor tidak dapat dipisahkan dari sisi aktif enzim. Keadaan ini menyebabkan enzim tidak dapat mengikat substrat atau inhibitor merusak beberapa komponen (gugus fungsi) pada sisi katalitik molekul enzim. Sedangakan nhibitor reversibel atau dapat balik, bekerja dengan mengikat sisi aktif enzim melalui reaksi reversibel dan inhibitor ini dapat dipisahkan atau dilepaskan kembali dari ikatannya. Inhibitor dapat balik terdiri dari tiga jenis, yaitu inhibitor yang bekerja secara kompetitif, non-kompetitif, dan un-kompetitif.
Percobaan pengaruh inhibitor terhadap aktivitas enzim ini, digunakan inhibitor kompetitif yaitu malonat. Dalam hal ini malonat yang menginhibisi reaksi yang dikatalisis oleh enzim suksinat dehidrogenase. Enzim ini menggunakan suksinat sebagai substratnya dan dihambat secara kompetitif oleh malonat. Berdasarkan kelima perlakuan yang dilakukan maka didapatkan grafik, dimana dari grafik tersebut didapatkan harga Vmaks dan KM. Berdasarkan grafik di atas dapat diketahui bahwa harga Vmaks reaksi tanpa inhibitor dengan inhibitor adalah sama yaitu 0,163 menit-11, sedangkan harga KM pada reaksi tanpa inhibitor adalah 6,754x 10-2 M, sedangkan pada reaksi dengan inhibitor 0,133 M Secara teori penambahan konsentrasi  inhibitor menyebabkan peningkatan harga KM. Perbedaan ini disebabkan karena kesalahan dalam pengamatan hasil sehingga hasil yang didapat tidak sesuai dengan yang sebenarnya.
Kata-kata kunci : inhibitor kompetitif, enzim, malonat, piruvat, suksinat.
I.             PENDAHULUAN
Beberapa jenis molekul dapat mempengaruhi aktivitas enzim. Aktivitas dari enzim dapat dipengaruhi oleh beberapa jenis molekul, salah satunya adalah inhibitor. Inhibitor merupakan suatu senyawa yang dapat menghambat atau menurunkan laju reaksi yang dikatalisis oleh enzim. Inhibitor irreversibel atau tidak dapat balik, dimana setelah inhibitor mengikat enzim, inhibitor tidak dapat dipisahkan dari sisi aktif enzim. Keadaan ini menyebabkan enzim tidak dapat mengikat substrat atau inhibitor merusak beberapa komponen (gugus fungsi) pada sisi katalitik molekul enzim. Sedangakan nhibitor reversibel atau dapat balik, bekerja dengan mengikat sisi aktif enzim melalui reaksi reversibel dan inhibitor ini dapat dipisahkan atau dilepaskan kembali dari ikatannya. Inhibitor dapat balik terdiri dari tiga jenis, yaitu inhibitor yang bekerja secara kompetitif, non-kompetitif, dan un-kompetitif.
         Sehingga dilakukan percobaan pengaruh inhibitor terhadap aktivitas enzim dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh inhibitor terhadap aktivitas enzim. Dimana dalam percobaan pengaruh inhibitor terhadap aktivitas enzim ini, digunakan inhibitor kompetitif yaitu malonat. Dalam hal ini malonat yang menginhibisi reaksi yang dikatalisis oleh enzim suksinat dehidrogenase. Enzim ini menggunakan suksinat sebagai substratnya dan dihambat secara kompetitif oleh malonat. Berdasarkan kelima perlakuan yang dilakukan maka didapatkan grafik, dimana dari grafik tersebut didapatkan harga Vmaks dan KM. Berdasarkan grafik di atas dapat diketahui bahwa harga Vmaks reaksi tanpa inhibitor dengan inhibitor. Dimana secara teori penambahan konsentrasi  inhibitor menyebabkan peningkatan harga KM

2 komentar:

  1. ini memang bukan postingan lengkap ya kakak?

    BalasHapus
  2. Irbinitinib,also known as ARRY-380 and ONT-380, is an orally bioavailable inhibitor of the human epidermal growth factor receptor tyrosine kinase ErbB-2 (also called HER2) with potential antineoplastic activity. ErbB-2 is overexpressed in a variety of cancers and plays an important role in cellular proliferation and differentiation. Irbinitinib

    BalasHapus